BIOETIKA KEDOKTERAN

BLISA NOVERTASARI .S

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2010

 

A. Prinsip medikal etik

1. Beneficence

Prinsip beneficence ini adalah tanggung jawab untuk melakukan kebaikan yg menguntungkan pasien dan menghindari perbuatan yg merugikan atau membahayakan pasien. Kewajiban seorang dokter adalah mengutamakan kepentingan pasiennya. Ciri-ciri prinsip ini yaitu:

·         Mengutamakan Altruisme.

·         Memandang pasien atau keluarga bukanlah suatu tindakan tidak hanya menguntungkan seorang dokter

·        Mengusahakan agar kebaikan atau manfaatnya lebih banyak dibandingkan dengan suatu keburukannya.

·         Menjamin kehidupan baik-minimal manusia

·         Memaksimalisasi pemuasan kebahagiaan/preferensi pasien

·         Menghargai hak-hak pasien secara keseluruhan

 

2. Non Maleficence

Dalam hal ini dokter tidak berbuat hal-hal yang memperburuk keadaan pasien. Terutama sekali pada waktu-waktu emergency atau gawat darurat. Kaidah ini bermaksud tidak menimbulkan bahaya atau kecederaan kepada pasien dari segi fisik maupun psikologis. Prinsip non-maleficence ini boleh digambarkan dengan kata ini yaitu “primum non nocere” yaitu pertama jangan menyakiti. Non-Maleficence mempunyai cirri-ciri:

·         Menolong pasien emergensi

·         Mengobati pasien yang luka

·         Tidak membunuh pasien

·         Tidak memandang pasien sebagai objek

 

3. Justice

Inti dari prinsip ini adalah keadilan, berlaku adil pada setiap pasien, setiap pasien berhak mendapatkan tindakan yang sama. Tindakan yang sama tidak selalu identik, maksudnya setiap pasien diberikan konstribusi yang relatif sama untuk kebaikan kehidupannya. Justice mempunyai ciri-ciri:

·         Memberlakukan segala sesuatu secara universital

·         Mengambil porsi terakhir dari proses membagi yang telah ia lakukan

·         Menghargai hak sehat pasien

·         Menghargai hak hukum pasien

4. Autonomy

Prinsip otonomi menyatakan bahwa setiap individu mempunyai kebebasan untuk mentukan tindakan atau keputusan berdasarkan rencana yang mereka pilih. Autonomy mempunyai ciri-ciri:

·         Menghargai hak menentukan nasib sendiri.

·         Berterus terang, menghargai privasi

·         Menjaga rahasia pasien

·         Melaksanakan Informed Consent1

 

Daftar pustaka

1.      Anonymous. Bioetika. 10 Desember 2009. <http://g-sehat.blogspot.com/2009/12/bioetika.html>. 30 November 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s